Mafahim Rujukan Umat Islam Saat Ini

Menghadapi berbagai faham yang menyimpang dan merebak dewasa ini perlu kiranya masyarakat mengenal ajaran Islam lebih mendalam dan dan benar. Oleh karenanya fikrah Abuya khususnya yang tertuang dalam kitab Mafahim Yujibu an Tushohhah perlu di kenalkan lebih dekat lagi pada masyarakat . Demikian antara lain yang disampaikan oleh KH.Sholeh dalam acara rutin Hawariy yang ke 9 di kediaman Habib Hamid Bin Ahmad Al-Jufri, Minggu 19/04/15. Lebih lanjut KH. Sholeh menyampaikan fikrah Abuya sangat penting saat ini sebagai rujukan dan pegangan menghadapi dokrin faham radikal yang menganggap orang diluar mereka adalah kafir dan halal darahnya.
Sementara Ketua Hai'ah Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri dalam sambutannya sedikit menceritakan bagaimana kedekatan Abuya dengan Sayyid Abbas yang baru saja meninggal dunia. Semasa hidupnya Sayyid Abbas amat dengan dengan Abuya. Sebagai saudara ikatan silaturrahmi antara keduanya terjalin dengan sangat baik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga Ketua Hai'ah Ash-Shofwah Almalikiyyah Niqobah Sumenep juga menjelaskan tentang kesiapan delegasi Sumenep yang akan dikirim dalam Olimpiade Mafahim akhir bulan ini di Kencong Jember.
Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Al-Jufri yang juga memberikan sambutan menyampaikan dukungan terhadap Olimpiade Mafahim dan dukungan Hawariy diwujudkan dengan membantu transportasi sebesar Rp.500.000,-. Habib Jakfar mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap gerakan dan faham radikal yang mulai masuk Sumenep,  berdasarkan informasi ada warga Sumenep yang sudah berangkat dan menjadi bagian dari ISIS dan bahkan meninggal dunia. Ketua Hawariy Sumenep juga kembali menegaskan rencana Daurah dengan membentuk Tim yang diketuai oleh Habib Husien serta juga menyampaikan tentang kalender Ash-Shofwah yang akan mulai di distribusikan bulan depan dan kerjasama dengan Rabwa.
KH. Khairul Anam dari Batuputih dalam kesempatan yang sama juga sempat bercerita saat guru beliau KH. Maimun Zubair menukil pendapat Abuya. Abuya As-Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki mengatakan bahwa waktu menjadi mulia karena ada peristiwa penting. Ini bukan kebetulan tetapi pilihan Allah. Dalam bulan Rajab misalnya ada 2 peristiwa penting yaitu Isra' Mi'raj Nabi Muhammad dan yang kedua yang seringkali banyak dilupakan adalah perpindahan Nur Muhammad dari Sayyid Abdullah kepada Siti Aminah pada tanggal 10 Rajab.
Pertemuan Hawariy berikutnya akan dilaksanakan di Kecamatan Batuputih di kediaman H. Nawawi tepatnya tanggal 17 Mei 2015.
Share on Google Plus

About

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar