Pertemuan Hawariy ke 4 di Ponpes Nurul Jadid Prongpong -Kecer Dasuk



Ponpes “Nurul Jadid” Prongpong Kecer Dasuk Sumenep kali ini menjadi tuan rumah dalam acara bulanan Hawariy Ash-Shofawah Almalikiyyah niqobah Sumenep yang ke-4, Minggu (23/11/14). Ustadz Muhammad Nurul Faruq Dardiri yang merupakan anggota Hawariy Sumenep adalah putra dari pengasuh Ponpes Nurul Jadid KH. Abdul Muhni
Dalam pertemuan kali ini dihasilkan beberapa kesepakatan diantaranya menyebarkan Fikrah Abuya memalui pendistribusian majalah Mafahim secara gratis kepada lembaga/ instansi di beberapa titik di Sumenep yang akan direalisasikan mulai bulan Januari 2015. Lembaga/instansi tersebut diantaranya adalah Ponpes At-Ta’awun Legung, Ponpes Nurul Jadid Prongpong, Ponpes An-Nur Mantajun Dasuk, Ponpes Al-Jalaly Tambakagung, MI,Mts,MA Nurul Hikmah Prongpong dan Desa Pinggirpapas.
Sementara Ketua Ash-Shofwah Al-Malikiyyah niqobah Sumenep KH. Ahmad Fadlan Masykuri yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan beberapa hal diantaranya rencana Ash-Shofwah Al-Malikiyyah yang akan mengadakan acara Multaqo Sanawy Li Khirrij Abuya di PP. Sukorejo Situbondo pada tanggal 17-18 Desember mendatang.
Sedangkan Ketua Hawariy Sumenep Habib Jakfar Aljufri dalam sambutannya berharap kedepan ada donatur tetap baik dari internal Hawariy sendiri atau dari pihak luar yang peduli akan perjuangan Hawariy Ash-Shofwah Al-Malikiyyah.
Seperti biasa dalam setiap pertemuan Hawariy selalu dihadiri oleh salah satu anggota Ash-Shofwah Al-Malikiyyah untuk memberikan tausiyah atau sekedar berkisah tentang figur Abuya Assayyid Muhammad Alawy Al-Maliky Al-Hasany. Hadir dalam pertemuan ini KH. Fathullah dari Kec. Dungkek. Beliau merupakan salah satu murid Khoriji Abuya. Selama sepuluh tahun menjadi murid Abuya dari tahun 1984 hingga 1994 banyak hal yang beliau ingat dari sosok Abuya. KH. Fathullah bercerita bagaimana sangat dermawannya Abuya pada siapapun. Misalnya setiap tanggal 21 ramadhan semua murid Abuya dipanggil untuk mengambil zakat. Selain kepada muridnya Abuya juga memberikan zakat kepada ribuan orang yang berasal dari berbagai penjuru dunia .
Selain itu kebisaan Abuya adalah sering baca maulid dan dan setiap mengajar muridnya Abuya selalu membakar dupa yang harum. Abuya sosok guru yang dekat dengan muridnya, kedekatan hubungan Abuya dengan muridnya diantaranya termasuk hubungan batin. KH. Fathullah menuturkan bahwa kehadirannya dalam pertemuan Hawariy kali ini juga atas dorongan dari Abuya langsung.
Share on Google Plus

About

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar